Total Tayangan Halaman

Jumat, 05 Oktober 2012

This Silent Love



Silent Love
Once upon a time there was a sweet couple who love each other very much. They lived in small village on the hill. They were not marry yet. Because the girl’s family didn’t allow this girl marry with the boy. The boy was from poor family and can’t made the girl happy for their life.
One day, after the boy got new better job. The boy asked the girl to follow him to new town in overseas. But the girl was doubt. Then, she asked the boy : “ How deep is your love for me?”
The boy just silence, he can’t answer the girl’s question. He was not good in sweet words, but he tried to smile and confidently told something to the girl.
“Actually, I can’t say anything for you about this love. I can leave you alone here. Do you know because what? Because I’m scare you will leave me after I say this sentences. Do you want to marry me?” said the boy hopely.
The girl smiled and whispered to the boy’s ear. “I will marry you after you come back,” said the girl and she leave the boy alone.

Jumat, 01 Juni 2012

Congratulation!!

Yth. Bapak Julianta Manalu

Udah aku upload nih semua LKS nya, ga semua juga sih!! Cuma beberapa aja, abis capek banget uploadnya pak >O<
Tapi all is over. Give me high score yah :)) Hehehe..

Sincerly, Gusti Indah Lestari Kelas X5

Minggu, 18 Maret 2012

Cerpen ku "Cahaya Harapan Masa Depan"


Nama  : Gusti Indah Lestari
Kelas   : X5
SMA Negeri 1 Pangkalpinang
K.D. Menulis cerita pendek berdasarkan pengalaman pribadi dan orang lain


Cahaya Harapan Masa Depan

            Di kala senja di musim yang bahagia, angin berdesir lembut menggoda dedaunan. Kicauan burung menghentakkan pohon yang sedang terjaga. Bebatuan masih tak bergeming meski telah lekang oleh panas dan lapuk oleh hujan. Badai pun nampak berceloteh kepada lautan yag terus berlagak mengejar ombak di hamparan biru tepian pantai. Tak pernah seorang pun kan menyangka waktu begitu cepat berlalu, seperti cahaya putih yang tersenyum sekilas melewati langit yang berduka. Begitulah hari demi hari detik demi detik dia lewati dengan pahitnya kehidupan. Berjalan dalam kehampaan menyongsong masa depan yang belum bisa  diterka. Akankah baik atau akankah berakhir dengan buruk? Siapa yang tahu.
            Seorang gadis berambut panjang dengan tubuh lumayan berisi. Siapa sangka? Ia ibu berumur 40-an, padahal bila diperhatikan dengan saksama dia sudah begitu tua dan rapuh. Hidup di sebuah daerah terpencil yang masih sejuk dan asri. Derita dan keluh kesah habis terlumat oleh peluhnya. Dahulu ia adalah seorang wanita yang anggun dan mempesona. Wanita yang mengabdikan hidupnnya di dunia pendidikan. Sesampainya ia mengarungi biduk rumah tangga ia masih tetap menjadi insan pengajar.
           

Selasa, 06 Maret 2012

Narrative Text "Jasmine and Aladdin"


Class           : X5 (Green Shappire)
Members   :
1.    Ade Arinda as Jasmine Azzahra
2.    Gusti Indah Lestari as Genie
3.    Harits Aldi Yafi as Aladdin
4.   Novan as George and servant
5.    Rossa Nurnegsih as Mother’s Jasmine

“Jasmine and Aladdin, The Special Story”

Narrator   : Once upon a time, in Arabia Knight there was a ancient kingdom. In the kingdom, there lived a beautiful princess named Jasmine Azzahra. She was so pretty, kind and humble.
               One day, Jasmine was so bored in her castle and she went to    the market. But on the street, suddenly the highwayman came and try to kidnapped the Princess.


Sabtu, 18 Februari 2012

Ilmu Ekonomi : "Cara Menghitung PDRB "


Nama         : Gusti Indah Lestari
Kelas          : X5

Metode Penghitungan PDRB Atas Dasar Harga Berlaku
Pendapatan Regional Atas Dasar Harga Berlaku dapat dihitung melalui dua metode yaitu metode langsung dan metode tidak langsung.
  • Metode Langsung adalah metode penghitungan dengan menggunakan data yang bersumber dari daerah. Metode langsung akan dapat memperlihatkan karakteristik sosial ekonomi setiap daerah. Disamping itu manfaat pemakaian data daerah adalah dapat digunakan untuk menyempurnakan data statistik daerah yang lemah.
  • Metode Tidak Langsung adalah metode penghitungan dengan cara alokasi yaitu mengalokir PDB Nasional menjadi PDRB Provinsi dengan menggunakan beberapa indikator produksi dan atau indikator lainnya yang cocok sebagai alokator.


Puis "Bunda"


Dirinya Bunda Ku


Dirinya…
Dirinya yang dulu bersahaja
Pernah ku rasa dan dapatkan
Peluk dan cium hangat darinya
Senyum dan tawa terukir di wajahnya

                                                                        Dialah tempatku bernaung
                                                                        Menerjang topan dan badai
                                                                        Beri ku warna-warni kasih
                                                                        Yang tulus dari lubuk sanubari

Aku kini besar dan kokoh
Karena jerih payah nya
Cucuran peluh dan sayu dimatanya
Tak pernah ku dengar dia mengeluh

                                                                        Kini dia telah renta dan keriput
                                                                        Lemah dan tak berdaya
                                                                        Di ombang-ambing masa tua
                                                                        Menungggu hari kedamaian

Kini engkau tlah tiada
Terbang dan melayang ke dunia-Nya
Ku sesali ku ratapi
Tak bisa menjaga merawat dan melindungi mu
Di hembusan nafas terakhir dalam waktu mu

Sabtu, 04 Februari 2012

Sinopsis Andong


Nama                           : Gusti Indah Lestari
Kelas                           : X5
Mata Pelajaran            : Bahasa Indonesia


KD 9.1            : Menyimpulkan isi informasi yang disampaikan melalui tuturan langsung


Andong

            Andong merupakan alat transportasi tradisional yang berasal dari Indonesia. Di setiap daerah di Indonesia nama andong itu sendiri berbeda-beda. Nama andong itu berasal dari Yogyakarta, namun di lain tempat seperti di Jawa Timur andong disebut Dukar, di daerah Jakarta andong disebut Sado, dan di beberapa tempat lainnya disebut Delman.
            Dalam sejarahnya, andong pertama kali digunakan untuk mengangkut raja-raja dan golongan bangsawan pada masa kepemimpinan Sultan Hamengkubuwono VII dan pada masa kepemimpinan Sultan Hamengkubuwono VIII mengalami peralihan fungsi. Kita dapat mengetahui bahwa fungsi andong tidak hanya mengangkut golongan bangsawan tetapi juga rakyat jelata, hal ini dapat diketahui secara lengkapnya di Museum Kereta.
Di Yogyakarta, andong mempunyai 2 tipe yaitu andong wisata dan nonwisata. Andong wisata digunakan untuk mengangkut para wisatawan yang ingin berkeliling kota Yogyakarta, ciri khas andong ini berukuran besar dan relatif lebih indah karena banyak aksessoris yang di tambahkan. Sedangkan andong nonwisata relatif lebih kecil dan biasa saja, digunakan untuk mengangkut penduduk. Tarif andong cukup terjangkau sekitar Rp. 15000 s/d Rp. 20000 untuk jarak tempuh yang dekat dan Rp. 50000 s/d Rp.60000 untuk jarak tempuh jauh. Terdapat jalur khusus untuk andong di Yogyakarta.
Andong memanfaatkan tenaga kuda untuk menarik keretanya. Jumlah kuda yang lazimnya dipakai adalah satu atau dua. Kereta pada andong dibuat dari kayu tetapi pada rodanya ada juga yang terbuat dari ban karet. Kapasitas penumpang andong biasanya lima sampai enam orang termasuk kusir. Kusir adalah orang yang mengendalikan laju andong. Keistimewaan saat naik andong kita dapat menikmati suasana yang indah dan melihat pemandangan disekitarnya. Selain di Yogyakarta, andong juga tidak asing lagi di daerah lainnya namun sekarang populasi andong sudah berkurang. Andong juga terdapat di negara lain namun biasanya disebut kereta kencana. Kereta kencana ini biasanya sangat terawat dan indah karena digunakan dalam acara-acara penting. Seperti di Inggris, kereta kencana adalah kendaraan yang dipakai Pangeran Inggris untuk berkeliling kota seusai acara pernikahan di gereja.